Perbaikan Penangkal Petir





Melayani perbaikan terhadap instalasi penangkal petir yang telah terpasang dikarenakan telah mengalami kerusakan (penyusutan) atau kondisi penangkal petir sudah tidak sesuai dengan standart, yang diakibatkan adanya kesalahan konstruksi atau faktor alam yang sangat ekstrim (angin, hujan, kelembaban udara dan suhu) pada daerah tersebut. Perbaikan instalasi penangkal petir dilakukan dengan memperhatikan faktor konstruksi dan material, apakah masih layak digunakan atau memerlukan penggantian sebagian atau mungkin juga keseluruhan (total). Kami sebagai pelaksana bersifat fleksibel dalam pemanfaatan barang bekas dari konstruksi sebelumnya, asalkan menurut pertimbangan masih layak dipergunakan kembali. Hal ini sebagai solusi dari permasalahan biaya sehingga meminimalisir dalam hal pengeluaran dari pihak customer. Perbaikan penangkal petir dapat dilaksanakan dengan waktu yang relatif singkat, asalkan tidak melakukan perbaikan total yang dimana waktunya sama dengan pemasangan instalasi penangkal petir baru.


perbaikan penangkal petir
Perbaikan Penangkal Petir


Beberapa contoh pekerjaan perbaikan penangkal petir :

  • Perbaikan / Penggantian Air Terminal
  • Perbaikan / Penggantian  / Modifikasi Pipa Penyangga
  • Perbaikan / Penggantian Kabel Penghantar Penangkal Petir
  • Perbaikan / Penggantian / Modifikasi Kawat Seling
  • Perbaikan / Penggantian / Modifikasi Lampu Tower
  • Perbaikan / Penggantian / Modifikasi Sistem Pembumian (Grounding)
  • Perbaikan / Bongkar Instalasi Tower Triangle dan Fourangle
  • Pengecatan Ulang Instalasi Penangkal Petir dan Instalasi Tower


Umumnya instalasi penangkal petir dapat bertahan hingga puluhan tahun. Tetapi hal ini biasa terjadi pada daerah dengan pengaruh alam yang normal. Untuk daerah dengan pengaruh alam yang sangat ekstrim hal ini menjadi bertolak belakang dan wajar. Hal inilah yang sering kami hadapi, itulah mengapa pada daerah tertentu atau daerah dengan pengaruh alam yang sangat ekstrim, instalasi penangkal petir dirancang sedemikian rupa baik dalam segi konstruksi dan spesifikasi kualitas material serta bahan yang melebihi dari instalasi penangkal petir pada umunya. Hal ini dilakukan untuk berusaha mengimbangi dari pengaruh faktor alam yang ada pada daerah tersebut. Sehingga diperoleh instalasi penangkal petir yang handal dan mampu bertahan lama.


Selain perbaikan untuk mencegah kerusakan instalasi penangkal petir, perlu dilakukan perawatan dan pengecekan pada instalasi penyalur petir tersebut. Untuk pengecekan dan perawatan wajib yang telah diatur oleh undang - undang dilakukan setiap 2 tahun sekali. Sedangkan untuk pengecekan dan perawatan berkala tergantung dari kebijakan dari perusahaan tersendiri, ada yang dilakukan setiap 3 bulan, 6 bulan atau langsung setiap tahun. Pengecekan berkala penting untuk dilakukan hal ini untuk memastikan bahwa instalasi penangkal petir dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan standar yang berlaku.


Adapun komponen dari instalasi penangkal petir yang sering terjadi kerusakan ialah air terminal dan grounding sistem. Kedua komponen tersebut termasuk komponen vital pada instalasi penangkal petir. Untuk air terminal kerusakan sering terjadi pada bodi dan logam penerima. Kerusakan ini terjadi dikarenakan komponen air terminal sebagai ujung penerima mendapat sambaran petir dengan intensitas yang banyak serta kapasitas sambaran yang besar. Kerusakan menjadi semakin parah tatkala pemasangan pembumian grounding instalasi penangkal petir tersebut tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan. Hal ini menjadi arus sambaran tidak terbumikan dengan sempurna, sehingga merusak air terminal penangkal petir.


Komponen penting berikutnya yang sering terjadi kerusakan yaitu grounding sistem dari instalasi penangkal petir. Biasanya kerusakan lebih banyak disebabkan oleh kesalahan konstruksi dan perencanaan awal dari grounding sistem tersebut. Selebihnya kerusakan juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang dalam hal ini kondisi tanah dengan tipe korosif, hal ini menjadikan sistem pembumian semakin cepat termakan oleh korosifitas tanah tersebut yang mengakibatkan ketidaksempurnaan pada sistem pembumian tersebut. Diperlakukan penanganan dan perlakuan khusus untuk lingkungan tanah dengan sifat korosifitas yang tinggi, sehingga sistem pembumian dapat bertahan lama dengan kondisi lingkungan yang seperti itu.
Label:

Post a Comment

YANUR

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Theme images by mammuth. Powered by Blogger.